Yang Menjadikan Seorang Pemula Kalah Dalam Poker

Yang Menjadikan Seorang Pemula Kalah Dalam Poker – Ini sering di melakukan oleh banyak pemain pemula tanpa mereka sadari serupa sekali. Padahal kalau mereka paham hal ini mereka bisa melakukan perbaikan hal hal selanjutnya untuk memperbesar takaran kemenangan mereka.

Maka dari itu kami bakal membicarakan berkenaan beberapa poin perlu kesalahan yang seharus nya bisa kamu menjauhkan kala main poker online duwit asli. Dengan menjauhkan kesalahan kesalahan ini kamu sudah mempunyai keistimewaan lebih di bandingkan para pemain pemula lain nya.

Yang Menjadikan Seorang Pemula Kalah Dalam Poker

Situs Bandar Ceme Online – 1.Terlalu Banyak Memainkan Starting Hand

Secara matematika dan statistik hanya sekitar 20% saja Starting Hand yang beruntung di dalam permainan poker. Selebihnya di luar itu starting hand yang kamu mainkan cenderung semata-mata berjudi dengan negatif EV (Expected Value / Prediksi Keuntungan). Yang Menjadikan Seorang Pemula Kalah Dalam Poker

Bandar Judi Ceme Online Indonesia – Sebagai semisal kamu memainkan A2 offsuit (tidak sedaun) terhadap late position (posisi akhir sebelum dealer), pada mulanya sudah terdapat 2 lawan yang melakukan betting. EV dari kartu kamu selanjutnya semata-mata lumayan untuk menyaksikan flop, dan kalau flop menampilkan andaikata A-10-8, kamu mempunyai sepasang As namun dengan kaki (kicker) yang lemah yakni 2. Jika keliru satu dari kedua lawan kamu selanjutnya andaikata mempunyai kartu di tangan A-7 maka kamu berdua bakal sama-sama mempunyai sepasang As namun kamu kalah “kicker” 7 terhadap 2, hal ini bakal menyebabkan kamu mengalami kekalahan yang lebih besar kalau kamu “ngotot”.

Solusi untuk kesalahan ini adalah dengan langkah mempelajari dan telaten di dalam pilih starting hand, disertai kesabaran dan giat berlatih dikarenakan dengan berlatih pilih starting hand dan membaca board (flop,turn dan river) bakal tingkatkan takaran kemenangan poker anda.

2. Menjawab (Call) Raising Dengan Kartu Yang Lemah

Raising adalah tindakan lawan kamu untuk tingkatkan jumlah koin (chip) di pot yang besarnya berkisar 2-3 kali big blind, sehingga kamu kalau memutuskan untuk memainkan kartu kamu kala itu mesti memasukkan chip kamu sebesar raising tersebut.

Menurut statistik, jarang sekali seorang penjawab (caller) bisa menang terhadap raiser di dalam poker. Hal ini mendapat dukungan teori dan tips jadi seorang pemain poker duwit asli profesional dari seorang pemain poker pro tenar David Sklansky yang menjelaskan berkenaan Konsep Gap (Gap Concept), yakni :

” Anda memerlukan kartu yang lebih kuat untuk menjawab (call) dibandingkan kekuatan kartu yang kamu butuhkan untuk melakukan raising”.

Misalkan kamu mempunyai kartu AQ, lawan sebelum giliran kamu melakukan raising, hal ini dimaksudkan olehnya untuk memperlihatkan bahwa ia tengah memegang premium starting hand yakni starting hand layaknya AA, KK, QQ, JJ, TT, AK, AQ dan juga mungkin AJ dan 99. Masalahnya sekarang adalah kartu AQ kamu hanya mendominasi AJ, selebihnya kartu kamu adalah underdog. Jadi untuk apa kamu menjawab (call) rasing selanjutnya dan terlibat kesusahan didalamnya.

Lain cerita kalau kamu yang pertama kali melakukan raising dengan AQ, di sini kamu mempunyai peluang yang bagus bahwa kamu mempunyai kartu yang terbaik, bahkan mungkin raising kamu menyebabkan lawan kamu yang memegang AQ terhitung bakal menutup kartunya (fold), mereka bakal berpikir bahwa kamu mempunyai sepasang kartu tinggi (99 ke atas)

Solusi atas kesalahan ini serupa layaknya di atas, disiplinkan diri kamu di dalam pilih starting hand dan kala kamu dihadapkan terhadap suatu raising, ingatlah terhadap Konsep Gap di atas, periksa kembali kartu kamu kala itu, apakah lumayan kuat untuk menjawab raising dan jadi pemenang.

3. Mendapat Kartu AK atau Sepasang Kartu Tinggi Tanpa Melakukan Raising

Sekali-kali kamu bakal mendapatkan seseorang lawan kamu melakukan call dengan kartu ditangannya layaknya AK, AA, KK dan QQ pre-flop untuk menjebak lawan-lawannya. Tetapi mesti kamu ketahui bahwa tindakan selanjutnya merupakan kesalahan besar, dikarenakan mesti disadari bahwa andaikata kartu AA merupakan sepasang kartu saja (one pair) dan paham ringan dikalahkan oleh 2 pair misalkan pair 2 dan pair 3 sekalipun terhadap flop. Dengan kata lain kalau kamu tidak melakukan raising pre-flop, maka pair As kamu bakal banyak diikuti oleh orang lain dan mungkin keliru satu dari lawan kamu selanjutnya bakal meraih 2 gunakan kala flop atau bahkan straight/flush.

Ada lelucon yang menjelaskan bahwa memegang sepasang kartu As (AA) adalah layaknya suatu kutukan, mengapa? Karena kalau sepasang kartu As kamu selanjutnya gagal berkembang jadi trip As (AAA) atau paling tidak terdapat pair di board, andaikata K-Q-10-10-8 (anda jadinya mempunyai 2 pair yakni A dan 10), maka kamu mungkin bakal kehilangan banyak modal dikarenakan lawan kamu lebih unggul dengan 2 pair KQ misalnya.
Solusi dari masalah ini adalah mesti melakukan raising kalau meraih premium strating hand (AA, KK, QQ, dll). Biarlah lumayan kamu meraih small dan big blind saja (karena seluruh lawan kamu fold akibat raising anda) daripada kamu tidak melakukan raising namun kehilangan seluruh modal di depan kamu dikarenakan ada lawan kamu yang dengan ongkos tidak mahal (membayar blind saja) berspekulasi menyaksikan flop dan berhasil meraih 2 pair mengalahkan premium hand kamu yang tentu saja bakal kamu mainkan secara agresif dan kalah…

4. Memainkan Starting Hand Yang Didominasi Oleh Kartu Lain (Kicker)

Kebanyakan pemain web poker duwit asli pemula mengalami masalah dengan Kicker yakni kartu kaki/penyangga dari kartu yang jadi Top Pair, andaikata A-J dan A-8 maka kicker masing-masing adalah J dan 8. Biasanya para pemula ini bakal memainkan A3 offsuit dan kala mereka berhasil menangkap A terhadap flop, mereka berpikir bahwa kala itu kartu merekalah yang terbaik, tetap berlanjut sampai kartu river, ternyata lawannya mempunyai pula kartu As namun dengan kicker yang lebih baik.

Jika kamu coba memainkan kartu andaikata A-9 ke bawah terhadap posisi awal (setelah big blind) umumnya kartu kamu bakal didominasi oleh kartu As yang lebih tinggi kickernya. Dan kalau kartu As nampak terhadap flop maka kamu bakal mendapatkan 2 skenario, yaitu:

1. Tidak ada lawan kamu yang mempunyai kartu As selain anda, dan mereka beramai-ramai menutup kartu mereka, sehingga kamu hanya memenangkan pot yang nilainya kecil
2. Seorang lawan kamu mempunyai As yang lebih besar, yang tentu saja bakal menyebabkan kamu membayar mahal untuk lebih dari semata-mata paham bahwa As kamu kalah kicker..

Contoh lainnya dari kartu yang mungkin ringan didominasi adalah KJ, KT, QJ, QT dan JT. Jika kamu berhasil menangkap Top Pair terhadap flop dengan jenis kartu ini, seringnya kamu bakal didominasi oleh jenis kartu yang serupa namun lebih besar kicker-nya, andaikata KJ bakal didominasi oleh AK, KQ dan AJ.

Jenis “Kartu Perangkap / Trap Hand” ini umumnya berjalan akibat memainkannya terhadap posisi awal (early position) dan kartu yang mendominasi tidak melakukan raising, sehingga kamu tidak paham kalau kartu perangkap selanjutnya sudah didominasi oleh kartu yang lebih tinggi.

Solusinya adalah konsisten di dalam pilih starting hand, poker bukanlah ajang “Kontes Kecantikan” di mana kamu senantiasa memainkan kartu yang “cantik”. 2 buah kartu bergambar layaknya K-J nampak bagus, namun jenis kartu ini sering mengalami kekalahan kalau dimainkan secara sembarangan. Seringkali para pakar poker menjelaskan “sebaiknya menjauhkan memainkan kartu K-J sampai pengalaman kamu mencapai ribuan kali putaran”. Maksudnya adalah sehingga kamu lebih menguasai bagaimana memainkan jenis kartu perangkap ini di dalam beragam kondisi sampai kamu jadi seorang pemain poker yang baik.

5. Menjawab (calling) Dengan Kartu Drawing Yang Lemah

Banyak pemain poker yang belum paham dasar konsep pot odds dan outs yakni perhitungan matematika antara jumlah total pot terhadap sebuah betting. Manfaatnya adalah untuk menyebabkan sebuah keputusan yang tepat, bukan semata-mata mengandalkan feeling dan keberuntungan saja. Lebih perlu kembali adalah dengan perhitungan yang masak kamu bisa untuk menutup kartu kamu yang meskipun favorit namun secara perhitungan kalau kamu meleset maka kamu bakal mengalami kerugian yang besar.

Sebuah Drawing adalah suatu gabungan kartu kamu yang belum lengkap, di mana kamu kalau berhasil melengkapi gabungan selanjutnya bakal mempunyai gabungan kartu yang terbaik. Misalnya kamu memegang kartu KQ dan flop membuahkan A-J-8, maka kamu memerlukan sebuah kartu 10 untuk menyebabkan sebuah straight As. Biasanya kalau kamu berhasil melakukan drawing ini, maka pot yang kamu menangkan berharga besar dikarenakan lawan kamu yang memegang Top Pair tidak menyangka kamu berhasil menyebabkan straight selanjutnya dan bakal melakukan betting secara agresif dan berujung kekalahan baginya. Namun sebaliknya, kalau kamu gagal melakukan drawing maka kamu bakal mengalami kekalahan yang besar pula kalau senantiasa memaksakan diri. Itulah gunanya melakukan perhitungan pot odds dan outs, di mana kalau dari perhitungan selanjutnya beruntung kamu (+EV) maka lakukanlah calling dikarenakan secara jangka panjang kamu bakal menang kalau telaten melakukan perhitungan tersebut.

Banyak saya menyaksikan para pemain pemula yang kejauhan/keterusan di dalam memainkan kartu yang dipegangnya kala itu dan membayar amat mahal untuk kartu tersebut, andaikata memegang kartu A2 offsuit terhadap flop K-Q-6, mereka berpikir:”Saya mempunyai peluang menangkap As, jadi saya bakal melakukan call.” Padahal mereka lupa bahwa mereka hanya mempunyai peluang sebesar 1 : 15 saja untuk berhasil menangkap As tersebut, umumnya diperlukan suatu keajaiban untuk melakukannya.

Solusi untuk masalah ini adalah membiasakan diri melakukan perhitungan outs (keluaran) untuk drawing dan perbandingannya terhadap besaran pot, perlahan-lahan terhadap selanjutnya kamu bakal menguasainya. Dari pengalaman saya, nyaris 90% keputusan yang diambil senantiasa pas kalau diperbandingkan dengan perhitungan tersebut.

6. Memainkan Kartu Bagus Secara Pasif dan Bermain Pelan (Slow Playing)

Banyak pemula terhadap poker berpikir: “Lawan-lawan saya memainkan nyaris seluruh jenis kartu. Saya melakukan betting dan raising secara agresif, namun nyatanya mereka tidak sudi fold bahkan senantiasa melakukan calling sampai terhadap kartu river. Parahnya kembali mereka berhasil menangkap kartu yang sesuai dan berhasil mengalahkan kartu saya. Oleh dikarenakan itu saya tidak bakal melakukan betting atau melakukan tindakan pertama kali”.
Pernyataan di atas secara matematika adalah keliru besar, dikarenakan kalau kamu kala itu memegang gabungan kartu yang paling baik dan kamu tidak melakukan betting maka kamu bakal mengikis peluang yang amat potensial untuk memenangkan ronde tersebut. Selanjutnya kamu melakukan kesalahan pula dengan memberikan peluang bagi lawan kamu untuk melakukan drawing bagi kartunya secara gratis.

Sebagai semisal kamu memegang kartu AK, seorang lawan kamu memegang 76 dan flop adalah K-6-3. Saat ini kamu favorit dan dari statistik 80% bakal memenangkan ronde ini. Jika kamu melakukan betting 1 dollar dan lawan kamu melakukan call, maka dari 2 dollar di pot, 80% adalah milik kamu ($1,60) dan lawan kamu hanya meraih $0,40. Ini artinya kamu bakal meraih keuntungan $0,60 dari betting $1 kamu tadi yang bakal kamu peroleh dari lawan kamu tersebut.

Perhitungan di atas adalah nilai biasanya saja, namun secara jangka panjang hal ini bakal menyebabkan kamu meraih keuntungan. Jadi dari setiap kesalahan lawan kamu di dalam melakukan calling, maka dari situlah kamu meraih keuntungan. Tindakan kamu sesudah itu adalah berupaya merawat kartu kamu yang tengah memimpin kala ini (pair KK dengan kicker A – sering terhitung disebut dengan istilah Top Pair Top Kicker) dengan langkah melakukan betting dan raising secara agresif. Hal ini bakal menyebabkan lawan kamu mesti membayar mahal untuk coba menyebabkan kartu ditangannya jadi berkembang (memaksimalkan perolehan kamu dan meminimalkan perolehan lawan anda).

Bagaimana dengan kartu kamu andaikata straight flush? Apakah mesti dilindungi juga? Ini sering disebut slowplaying, dikarenakan merupakan gabungan kedua paling baik setelah Royal Flush maka bakal sulit mencari tandingannya sehingga umumnya kamu bisa memainkannya secara perlahan memancing sebanyak-banyak betting dari lawan-lawan kamu kala itu. Namun untuk di limit bawah sebaiknya kamu konsisten melakukan betting dan raising, dikarenakan lawan-lawan kamu bakal mengira kamu melakukan bluffing saja.

7. Menyadari Bahwa Anda Telah Dikalahkan

Sangat sulit bagi banyak pemain poker untuk paham bahwa kartu mereka kala itu sudah dikalahkan oleh kartu lawannya. Itulah keliru satu kesalahan pemain pemula poker duwit asli yang lumayan fatal.

Contoh:

1. Anda memegang A2 dan flop A-5-9, drawing untuk flush dan straight tidak ada. Anda melakukan betting, 1 orang melakukan calling dan lawan berikutnya melakukan raising. Tampaknya kala ini kartu kamu sudah dikalahkan. Jika kamu melakukan calling sampai terhadap kartu river, maka kamu sudah melakukan kesalahan besar, dikarenakan mungkin kamu bakal kalah kicker terhadap As anda.

2. Anda memegang AsAc (As sekop As Keriting) dan flop 7h-8h-9h (kartu hati semua). Lawan terhadap posisi awal (early position) melakukan betting, mendapat calling dan sesudah itu ada yang melakukan raising. Saat ini kamu mesti merelakan kartu AA anda, dikarenakan mungkin besar sudah dikalahkan. Kalaupun AA kamu selanjutnya tetap memimpin, kamu di dalam bahaya yang besar yang mungkin menyebabkan kamu kehilangan seluruh modal di depan kamu dikarenakan ada lawan kamu yang berhasil menyebabkan gabungan flush bahkan straight flush.

Solusi dari masalah ini adalah studi untuk paham kala kartu kamu sudah dikalahkan, hal ini bisa kamu peroleh dari pengalaman kamu bermain.

8. Mengabaikan Pentingnya Posisi

Permainan poker lebih dari semata-mata memainkan kartu-kartu. Banyak pemula yang menyaksikan sempit permainan ini dan hanya cenderung memainkan kartu mereka. Bagaimanapun poker khususnya Hold Em merupakan terhitung permainan posisi. Boleh dikatakan bahwa kekuatan kartu kamu ditentukan pula oleh posisi kamu kala itu.

Contoh:

1. Seorang pemain melakukan calling terhadap posisi Under The Gun (UTG/Posisi sebelah kiri big blind) dengan A-10, di mana kartu ini kartu yang lumayan bagus dan bisa melakukan raising dari posisi tengah (middle position). Namun dari posisi UTG A-10 sangatlah lemah kekuatannya, mengingat tetap ada 9 orang kembali yang menanti giliran melakukan bettingnya

2. Anda mempunyai peluang melakukan drawing untuk flush terhadap flop, lawan sebelum kamu betting, kamu melakukan raise lawan-lawan yang lain fold. Tindakan kamu melakukan raising adalah kesalahan besar di mana kamu mungkin bakal mengisolasikan diri kamu sendiri terhadap lawan yang sudah mempunyai kartu yang jadi andaikata sepasang atau 2 pasang. Karena karakter kartu yang kamu pegang drawing dan tetap belum jadi maka sebaiknya kamu menyebabkan ongkos untuk meraih kartu yang kamu menghendaki semurah mungkin, lain cerita kalau gabungan kamu sudah jadi.

Solusi dari masalah ini adalah pastikan kamu senantiasa mengecek / memeriksa dulu posisi kamu sebelum menyebabkan keputusan, demikian pula dengan posisi lawan-lawan kamu kala itu.

9. Tidak Memperdulikan Cara Bermain Lawan Anda

Seperti melupakan pentingnya posisi, tindakan yang tidak memperdulikan lawan-lawan dan asyik dengan kartu sendiri adalah tindakan yang amat merugikan kamu nantinya. Tidak ada kartu yang mempunyai nilai absolut, sepenuhnya relatif. Trip As (AAA) bakal jadi pemenang sepanjang lawan lainnya tidak memegang kartu straight atau flush. Setiap keputusan dibikin dengan mencermati aksi atau tindakan yang dilaksanakan oleh lawan-lawan anda, untuk mengetahuinya adalah dengan mengamati langkah dan rutinitas kamu melakukan betting.

Seringkali poker berkata berkenaan kualiatas dan bukan kuantitas, di dalam artian sebuah raising dari seorang pemain yang pasif merupakan isyarat bahwa ia mempunyai kartu yang kuat ditangannya kala itu. Sebaliknya kalau raising selanjutnya dilaksanakan oleh seorang maniak (pemain yang hiper-agresif) mungkin semata-mata sebuah isyarat bahwa ia menghendaki melakukan betting saja dan kualitas kartunya biasa-biasa saja.

Solusinya adalah senantiasa berhati-hati dan mengamati apa yang dilaksanakan oleh lawan-lawan anda, baik dari caranya betting, rutinitas kala lawan kamu selanjutnya berhasil ataupun tidak berhasil menyebabkan gabungan kala flop, turn dan river, dan juga kebiasaannya melakukan bluffing.

10.Terlalu Sering Melakukan Bluffing

Bluffing adalah betting yang dilaksanakan oleh seorang pemain dengan obyek memperlihatkan seolah-olah ia kala itu mempunyai gabungan kartu yang terbaik, padahal sebaliknya ia sebenarnya tidak mempunyai gabungan apa pun atau mempunyai gabungan namun bukan yang terbaik. Poker layaknya yang digambarkan di dalam film-film adalah penuh dengan aksi bluffing, padahal sebaliknya poker bukanlah kontes bluffing.

Sebuah bluffing hanya bakal digunakan terhadap saat-saat spesifik di mana peluang itu sebenarnya memberikan takaran yang besar di mana kalau kamu melakukan betting maka lawan-lawan kamu bakal menutup kartunya. Solusi dari masalah ini adalah kamu mesti paham bahwa di limit bawah para pemainnya umumnya bakal senantiasa melakukan calling dan amat sulit untuk di bluffing.

Daftar Ceme Online Indonesia